Laman

PEMERINTAH DAN MASYARAKAT OGAN ILIR SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES 2018 DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN 18-8-2018

Kamis, 26 Februari 2015

DPRD OGAN ILIR SELEKSI ANGGOTA DEWAN PAKAR DPRD

       Sekretaris DPRD Ogan Ilir Baihaki, SH, M.Si di rung kerjanya beberapa waktu lalu
INDRALAYA – Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Ogan Ilir, Baihaki, SH, M.Si mengungkapkan tentang pelaksanaan Seleksi Dewan Pakar DPRD beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa para dewan pakar DPRD Ogan Ilir diperlukan untuk memenuhi kebutuhan alat kelengkapan dewan sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 16 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan  DPRD tentang Tata Tertib DPRD. “Ini kan sifatnya insidental dan bukan permanen. Sewaktu-waktu bisa tidak digunakan lagi. Untuk gaji disesuaikan dengan Peraturan Bupati (Perbub). Untuk gaji akan dibayarkan per triwulan, tergantung anggaran kas,” ujarnya. 
Sebagaimana diketahui pada waktu sebelumnya bahwa  panitia khusus seleksi (Pansusel), dewan pakar telah membuka pendaftaran pada tanggal 9-13 Februari 2015. Hasil pendaftaran terdapat puluhan pelamar yang diantaranya terdapat mantan anggota dewan Ogan Ilir dan OKI,
dosen serta masayarakat umum. “Ya, sudah ada puluhan pelamar yang sudah masuk ke Pansusel dewan pakar.
Informasi yang diperoleh, nama-nama calon Dewan Pakar yang sudah terdaftar yakni ada mantan Ketua DPRD Ogan Ilir, Drs. H. Iklim Cahya, MM, mantan anggota dewan Ki Musleh Qori, M. Ridho, S.Ag, Firdaus Nawawi, M. Sirojudin, Sudarta Salman dan Iskandar Sabani, SH. Selain itu, ada 2 dosen yakni  Dr Faisal Burlian, dosen IAIN dan Dosen Universitas Palembang (Unpal), Dr Eni Agustina. Ada juga mantan Asisten II Pemkab OI, H.Rusdi Malika, SH, MSi. Disamping nama-nama tersebut, ada puluhan lagi masyarakat umum yang ikut mendaftar.
Hasil rapat panitia seleksi Dewan Pakar menunjukkan para calon seleksi banyak yang belum masuk kriteria, sehingga perlu dilakukan perpanjangan masa pendaftaran alias pendaftaran dibuka kembali.
Panitia Seleksi (Pansel), penerimaan dewan pakar tahap ke-2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir (OI), memperpanjang waktu pendaftaran penerimaan dewan pakar, hingga 27 Februari 2015 mendatang.
Perpanjangan penerimaan tersebut lantaran sebanyak 23 pelamar belum masuk kriteria yang dibutuhkan dewan. Dari 23 pelamar, hampir 80 persen adalah mantan anggota dewan ditingkat kabupaten/kota tidak memiliki latar belakang disiplin ilmu.
Bahkan, mantan anggota dewan tidak bisa dipastikan menjadi dewan pakar di DPRD Ogan Ilir.
“Ya, mereka, belum masuk kriteria. Kriteria yang dimaksud adalah disiplin ilmu yakni ahli ekonomi, hukum, pemerintahan dan bidang lainnya,” ungkap ketua DPRD Ogan Ilir periode 2014-2019.
Lanjut Ahmad Yani, untuk mengakomodir itu, pansusel memperpanjang masa pendaftaran hingga akhir Februari mendatang. “Kita buka lagi Senin 23 Februari 2015, hingga Jumat 27 Februari 2015 mendatang. Diharapkan, pelamar ahli dibidangnya karena akan mendampingi alat kelengkapan DPRD,” ujarnya.
Ia menambahkan, persyaratan disiplin ilmu, syarat mutlak yang harus dimiliki calon dewan pakar. Hal itu bertujuan, agar para dewan pakar benar-benar berkualitas dan mampu bekerja dengan baik.
“Jelas, kita mau seleksi ini bukan asal-asalan. Kita ingin dewan pakar berkualitas dan mampu membantu tugas-tugas para anggota dewan. Selain itu juga calon dewan pakar memiliki etika dan sopan santun,” bebernya.
Disinggung akan dilakukan proses uji kelayakan dan kepatuhan atau fit and propes test, Ahmad Yani menjabarkan, pihaknya pasti akan melakukan proses tersebut untuk mengetahui kualitas dan kuantitas para calon dewan pakar.
“Ya, itu pasti. Kita akan lakukan proses fit and propes test. Tujuannya, kita akan hasilkan dean pakar yang berkualitas. Dan masyarakat juga tahu jika dewan pakar nantinya akan benar-benar berkualitas dan mampu bekerja dengan baik,” pungkasnya.