Laman

PEMERINTAH DAN MASYARAKAT OGAN ILIR SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES 2018 DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN 18-8-2018

Rabu, 11 Februari 2015

KABUPATEN OGAN ILIR TUNTAS 1 DESA 1 PAUD


Bunda PAUD Hj Fauziah bersama anak didik PAUD Rambang Kuang
INDRALAYA – Kabupaten Ogan Ilir dengan 16 kecamatan dan terdiri dari 227 desa dan 14 kelurahan hingga jumlah desa/kelurahan mencapai 241 sejak tahun 2005 telah memprogramkan Pendirian Pendidikan Anak usia Dini (PAUD).  Hingga tahun 2014 ini, Jumlah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang mencapai 309 PAUD yang tersebar di seluruh pelosok desa/kelurahan di Kabupaten Ogan Ilir (OI), menjadikan Ogan Ilir adalah kabupaten pertama di Sumatera Selatan (Sumsel),
yang telah berhasil menuntaskan Program Nasional Satu Desa Satu PAUD.  Pencapaian unit PAUD ini sudah berhasil dicapai sejak tahun 2010 lalu dengan jumlah lembaga PAUD sebanyak 287 unit PAUD.
Pembangunan lembaga dan gedung PAUD atas kerja bersama pemda Ogan Ilir, TP PKK Kab Ogan Ilir, Dinas Pendidikan Kab Ogan Ilir, Bdan PMPD Kab Ogan Ilir melalui Program PNPM.
Atas keberhasilan tersebut, Bunda PAUD OI, Hj Fauziah Mawardi, direncanakan pada Desember mendatang akan melakukan presentasi di hadapan Kementrian Pendidikan
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Sidharta, kemarin. “Ya, Alhamdulillah, pada 22 Juli lalu, Pemprov Sumsel mengakui bahwa Ogan Ilir telah menuntaskan Program Satu Desa Satu PAUD. Kabupaten Ogan Ilir mendapat peringkat pertama di Sumsel, selain Kota Prabumulih yang menyelesaikan program satu PAUD satu desa,” tuturnya.
Ia menambahkan, yang menjadi dasar gencarnya pelaksanaan PAUD di Ogan Ilir yakni pada usia tersebut dinilai harus diisi dengan kegiatan yang menumbuhkan kreativitas.
“Ya, Bunda PAUD OI, Hj Fauziah Mawardi menyadari untuk membantu mengenyam pendidikan lebih tinggi, harus memanfaatkan masa-masa usia emas. Pada masa usia dini harus diisi dengan kegiatan yang benar-benar mampu menumbuhkan kreatifitas dari anak-anak tersebut,” ungkapnya.
Lanjutnya, saat usia 6 tahun, anak-anak tersebut pada saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), sudah terbiasa dan terlatih. “Begitu juga nanti melanjutkan di SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Visi dan Misi Bupati yakni Ogan Ilir menjadi kiblat pendidikan bukan hanya di Sumsel, namun juga di tingkat nasional,” harapnya.