Laman

PEMERINTAH DAN MASYARAKAT OGAN ILIR SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES 2018 DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN 18-8-2018

Senin, 12 Oktober 2015

UNSRI JADIKAN DESA SAKATIGA SEBERANG KEC INDRALAYA SEBAGAI DESA BINAAN DI KAB OGAN ILIR

INDRALAYA - Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, selasa (6/10),Universitas Sriwijaya (unsri) melalui Fakultas Hukum (FH)me-launching Desa Sakatiga Seberang, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, sebagai desa binaan Unsri. Bahkan desa tersebut akan mendapatkan  pembinaan secara langsung dari Unsri selama tiga tahun. 
Acara tersebut berlangsung di Balai Desa Saka Tiga Seberang dan dihadiri Oleh Wakil Dekan III Fakultas Hukum Unsri (Dr. Abdullah Gaffar, SH., MH.),  Kepala Desa Saka Tiga Seberang, Sekretaris LPM, para pemuka masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Rektor unsri, Prof Dr Anis sagaf MSCE, melalui kepala lembaga pengabdian kepada Masyarakat (LPM),Dr H E Halimi MSc mengatakan, hampir 90 persen penduduk di Indonesia bertempat tinggal di desa. Sehingga untuk mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik, perlunya dibangun tata kelola desa yang baik pula.





“Sejalan dengan paradigma UU Desa baru memiliki konsep desa yang membangun dan membangun desa. Maksudnya, desa sendiri yang merencanakan, melaksanakan, memonitoring, dan mengevaluasi pembangunan di desanya. Dengan kata lain, desa dan stakeholder yang ada didalam desa berkewajiban mewujudkan hal tersebut dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkapnya lugas.
Disamping itu, ini juga sebagai bentuk koreksi secara langsung terhadap konsep pembangunan desa sebelumnya yang diatur dalam UU No 32 Tahun 2004 yang menyatakan yang berperan dalam pembangunan desa merupakan supra desa atau di luar struktur desa ini sendiri. ”kalau dulu pihak diluar desa yang harus aktif dalam pembangunan di desa,sekarang masyarakat dan pemerintahan desa yang dominan,” bebernya.
Dekan FH Unsri, Prof Amzulian Rifai SH, melalui Ketua Unit Pengabdian Masyarakat (UPM) FH Unsri, Akhmad Idris MH menjelaskan, kegiatan ini sebagai bagian dari bentuk pelaksanaan tri dharma perguruan  tinggi (PT) Serta sumbangan nyata Unsri terhadap kemajuan bangsa dan negara.
“Saya berharap, ini bisa dimanfaatkan dengan baik. Sebab dampaknya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Desa Sakatiga Seberang semata,tapi juga civitas akademi unsri.Selain itu, ini juga sumbangan fositif dari Unsri bagi kemajuan Desa Sakatiga Seberang,” terangnya.
Kades Sakatiga Seberang, Sobhi A Nawawi mengatakan, dirinya merasa bersyukur atas penunjukan desanya sebagai desa binaan Unsri. Paling tidak, ini membawa perubahan yang positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. ”minimal, masyarakat bisa belajar terkait tata kelola pemerintahan desa yang baik.  Tentu saja, ini akan berpengaruh baik pada pembangunan desa kedepannya,”  katanya.
Dalam peluncuran Desa Binaan kali ini, Fakultas Hukum Unsri sebagai penyelenggara acara, dan dalam waktu dekat akan diluncurkan 5 desa binaan lagi, yaitu tanggal 15 Oktober 2015 di Desa Ulak Kerbau Baru, Ogan Ilir diselenggarakan oleh Fakultas Teknik, tanggal 20 Oktober 2015 di Desa Pelabuhan Dalam, Ogan Ilir diselenggarakan oleh Fakultas Teknik, tanggal 21 Oktober 2015 di Desa Ibul Besar, Ogan Ilir diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat, tanggal 22 Oktober 2015 di Desa Pemulutan, Ogan Ilir diselenggarakan oleh Fakultas Teknik, dan pada tanggal 27 Oktober 2015 di Desa Kota Daro II, Ogan Ilir diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi.