Laman

"46 Tahun KORPRI Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa"

Senin, 07 Maret 2016

AW NOFIADI BUPATI OGAN ILIR INSTRUKSIKAN CAMAT AGAR IKUT RAPAT DINAS MINGGUAN (COFFE MORNING) DI PEMKAB OGAN ILIR

INDRALAYA - Dalam acara pertemuan evaluasi dana desa tahun 2015 dan sosialisasi persiapan pelaksanaan ADD Tahun Anggaran 2016 di gedung Serba Guna Pemkab Ogan Ilir di KPT Pemkab Ogan Ilir Tanjung Senay Senin, 07 Maret 2016, Bupati Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), AW Nofiadi menegaskan, selain turun ke bawah, Camat wajib melaporkan apa saja yang terjadi di tengah masyarakat. Tujuannya adalah untuk mendengar aspirasi dan keluahan warga.
Bukan hanya itu, Bupati memerintahkan kepada seluruh Camat di Kabupaten OI, mulai Senin pekan depan dan seterusnya, wajib rapat dan memberikan laporan tentang permasalahan yang ada di wilayahnya.
Bupati menegaskan permasalahan tersebut, saat memberikan arahan dalam kegiatan evaluasi
pelaksanaan dana Desa APBN tahun 2015 serta Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2016, di Gedung Caram Seguguk, Tanjung Senai, Indralaya, Senin (7/3/2016).
“Ya, selain saya turun langsung ke bawah. Mulai Senin depan dan seterusnya, Camat wajib rapat dan memberikan laporan tentang permasalahan yang ada di wilayahnya. Baik itu sosial, penduduk, Desa maupun lainnya,” tegasnya.  Sebagaimana kebiasaan di Pemkab Ogan Ilir setiap hari senin selesai Apel gabungan di halaman Pemkab, seluruh kepala SKPD dan Unit kerja dlaam lingkungan Pemkab Ogan Ilir melakukan rapat dinas mingguan.  Karena itu Bupati OI yang baru menginstruksikan kepada seluruh Camat agar dapat hadir pada rapat mingguan tersebut dengan melaporkan keadaan perkembangan dalam wilayahnya masing-masing.
Dijelaskan, hal tersebut dinilai sangat penting untuk memantau setiap permasalahan yang ada di tengah masyarakat atau wilayah masing-masing.
“Jika ditemukan masalah, bisa langsung diselesaikan. Jangan berlarut-larut  dan dapat menimbulkan gejolak. Sekali lagi, apapun masalahnya, laporkan,” tutupnya.
Dalam pertemuan itu Bupati Ogan Ilir juga mengatakan  Kades Harus Miliki Standar Kualitas. lanjut  Bupati OI : Tim Pendamping akan Dirancang agar Dana Desa Tepat Sasaran.
Bupati OI AW Nofiadi Mawardi akan merancang tim pendamping desa agar Anggaran Dana Desa (ADD), yang keluarkan tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat.
Hal itu mengingat dana ADD mengalami peningkatan setiap tahunnya dan tidak disalahgunakan.

“Ya, kita akan kembali rancang tim pendamping desa. Tujuannya untuk mengawasi agar dana desa yang dikeluarkan benar-benar tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat. Ini harus dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dana desa tersebut bertujuan untuk percepatan pembangunan desa baik infrastruktur, pendidikan ataupun lainnya.
“Buat juga perpustakaan disetiap desa, agar minat baca meningkat dan masyarakat semakin cerdas. Kedepan perangkat desa harus bekerja secara maksimal,” bebernya.
Disamping itu, sambung Bupati, para kepala desa harus memiliki standar kualitas. Hal ini dinilai dapat menunjang kinerja para kades dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Harus ada standar kualitas untuk para kades. Nanti kita lihat petunjuk teknis lagi. Harus ada tes bagi para calon kades. Ini sangat perlu untuk menunjang kinerja kades. Untuk Pilkades, rencananya Juni mendatang,” ujarnya.
Sebelumnya, Plt Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD), Syamrowi, S.Sos, M.Si mengatakan ada penambahan dana desa untuk tahun 2016 ini jumlah seluruhnya sekitar Rp 137 Miliar. Yang jelas dana ini diperuntukan bagi percepatan pembangunan desa,” singkatnya.