Laman

PEMERINTAH DAN MASYARAKAT OGAN ILIR SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES 2018 DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN 18-8-2018

Kamis, 31 Maret 2016

BAPPEDA OGAN ILIR TERIMA KUNJUNGAN TIM STUDI BANDING BAPPEDA KAB BOGOR

INDRALAYA~ Di ruang rapat BUPATI Ogan Ilir kamis 31 Maret 2016 tim study banding BAPPEDA KAB BOGOR bersama dinas pertanian, perikanan peternakan, ketahanan pangan, berjumlah 21 orang dengan fokus study Agro Techno Park di kawasan agropolitan Indralaya Utara. Kunjungan tim Bappeda Kab Bogor ini diterima Asisten III bidang Administrasi Setda Ogan Ilir  H. Kosasih, SKM, didampingi Kepala  Bappeda Kab Ogan Ilir Drs. H. Abdurrahman Rosyidi, MM, MBA staff Bappeda dan SKPD terkait Pertanian, peternakan dan badan penyuluh.  
Kepala Bappeda Kab Bogor ibu Hj Syarifah menyampaikan bahwa Kab Bogor memiliki luas 298 ribu hektar dengan jumlah penduduk mencapai 5,4
juta jiwa dan memiliki 400 desa lebih serta 17 kelurahan.  Tujuan study banding menurut ibu Hj Syarifah dalam rangka pembangunan Agro Techno and Tourismn Park di Kab Bogor yang telah mereka bangun setahun yang lalu melalui dana APBD Kab Bogor.  APBD Kab Bogor sendiri menurut Hj Syarifah sebesarRp. 7,1 triliuan dengan PAD sebesar 2,6 triliun diantaranya untuk pembangunan pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan sebagai penyuplai pangan bagi penduduk Kota Jakarta.
Kepala BAPPEDA Kab Bogor juga mengungkapkan bahwa Kab Bogor memperoleh fungsi penyanggah bagi DKI Jakarta dalam hal. :
1. Fungsi Hidro-orologis yaitu kawasan konservasi di hulu DKI Jakarta.
2. Fungsi penyedia permukiman bagi penduduk kota Jakarta yang saat ini mencapai 1,5 juta penduduk Bogor yang bekerja di ibukota Jakarta.
3. Fungsi penyedia pangan segar bagi penduduk Kota Jakarta.
Kepala Bappeda Ogan Ilir, kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan dan staf ahli Bupati menyampaikan beberapa hal terkait pengembangan kawasan Agropolitan Indralaya Utara. Diantaranya bahwa kawasan Agropolitan sudah ada sejak masih bergabung dengan Kabupaten OKI, dan sejak pemekaranan Ogan Ilir dibangunan kawasan Transmigrasi Sungai Rambutan dan Parit yang akhirnya disebut kawasan Kota Terpadu Mandiri Transmigrasi.  Selain itu lahan ex PT Patratani ini juga dibangun kawsan Agro techno Park di Desa Bakung Indralaya Utara oleh  Kementerian Riset dan Teknologi dan 2 tahun terakhir diserahkan pengelolaaannya kepada Balitbangnov Provinsi Sumatera Selatan.
Selain itu kawasan Agropolitan juga telah dibangun  TAHURA (taman hutan raya) dan kebun Hortikutltura oleh Pemerintah Prov Sumsel.
Setelah melakukan pertemuan sejak pukul 10.00 WIB sampai pukul 11.30 WIB tim study banding Bappeda Kab Bogor, diajak mengunjungi kantor BAPPEDA Kab Ogan Ilir, serta melakukan kunjungan ke lokasi ATP di Desa Bakung Kec Indralaya Utara, dan lokasi kawasan Jakabaring Sporty City Palembang.