Laman

PEMERINTAH DAN MASYARAKAT OGAN ILIR SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES 2018 DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN 18-8-2018

Senin, 07 Maret 2016

PEMKAB OGAN ILIR SIAPKAN TEMPAT MELIHAT FENOMENA GERHANA MATAHARI TOTAL DI TELUK SERUO INDRALAYA


Suasana Gowes Bareng di lokasi Wisata Teluk Seruo Tanjung Senay Kota Indralaya
INDRALAYA - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan juga menyambut dan mempersiapkan lokasi bagi masyarakat dan aparat dalam rangka melihat secara langsung fenomena Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu tanggal 09 Maret 2016 bertempat di lokasi wisata TELUK SERUO berdampingan dengan Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir di Tanjung Senay Kecamatan Indralaya Kab Ogan Ilir.
Kota Indralaya Ogan Ilir sudah menjadi jalur perlintasan GMT pada 9 Maret 2016, oleh karena itu Pemkab Ogan Ilir mempersiapkan tempat / lokasi untuk melihat langsung fenomena alam yang akan terjadi 300
tahun lagi ini.




Pada hari Rabu 9 Maret 2016 ini, Pemkab Ogan Ilir telah mengemas acara dan mengundang seluruh masyarakat, pelajar dan mahasiswa serta anak-anak muda-mudi untuk bersama-sama mengikuti : 1) Sepeda Santai (GOWES BARENG) dengan Start Halaman Pemda Kab Ogan Ilir lama sampai ke Perkantoran Terpadu Pemkab Ogan Ilir di Tanjung Senay, dan berakhir di lokasi Wisata TELUK SERUO samping RSUD Kab Ogan Ilir.  Selain melihat fenomena alam GMT, Pemkab Ogan Ilir juga mempersiapkan hiburan music live di lokasi wisata TELUK SERUO Tanjung Senay  Indralaya.




Menteri Agama RI mengisyaratkan agar saat hari terjadi GMT, agar masyarakat melaksanakan sholat sunnat.
Adapun tata cara Sholat Sunat Gerhana Matahari yaitu : dilakukan dengan 2 rakaat dengan empat kali rukuk. Rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah kembali. Kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu pula yang dilakukan pada rakaat kedua.
Ini Tata Cara Doa Sholat Gerhana Matahari salah satunya menyambut Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 di Indonesia :
1. Berniat di dalam hati. Saya niat salat sunnah gerhana matahari/ kusuf dua raka’at karena Allah Ta’ala.
2. Takbiratul ihram.
3. Baca doa iftitah, berta’awudz, lalu diikuti surat Al-fatihah dan surat yang panjang dengan tidak dikeraskan suaranya.
4. Ruku sambil memanjangkannya.
5. Bangkit dari ruku (itidal) sambil mengucapkan Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana wa lakalhamd’.
6. Setelah i’tidal, baca surat Al-Fatihah dan surat, yang panjang (lebih singkat dari yang pertama).
7. Ruku kembali (lebih pendek dari ruku sebelumnya)
8. I’tidal.
9. Sujud panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk diantara dua sujud dan sujud kembali.
10. Bangkit dari sujud, lalu menjalankan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama (bacaan dan gerakannya lebih singkat dari sebelumnya).
11. Tasyud.
12. Salam.
13. Setelah salam, Imam menyampaikan kotbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran zikir, doa, istighfar, dan sedekah.
Sementara itu, saat Gerhana Matahari Total tiba pada 9 Maret 2016, Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin juga menganjurkan umat Islam melakukan doa khusus Shalat Gerhana Matahari.
Lukman mengatakan bahwa dari laporan yang diterima di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, akan dilakukan Sholat Gerhana.
“Ini menunjukan bahwa masyarakat di Palembang telah siap menyambut kedatangan Gerhana Matahari Total (GMT) tersebut,” ujar MenAg.
Jembatan Pesona Tanjung Senay Indralaya Ogan Ilir

Kantor Bupati Ogan Ilir Sumatera Selatan