Laman

"46 Tahun KORPRI Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa"

Senin, 19 Desember 2016

PEMBANGUNAN JALAN TOL INDRALAYA PALEMBANG MENCAPAI 36 PERSEN

INDRALAYA - Pesatnya pembangunan infrastruktur di wilayah Provinsi Sumatera Selatan berdampak pada kemajuan pembangunan di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.  Hal ini diungkapkan Gubernur Sumatera Selatan beberapa hari yang lalu terhadap kemajuan dan program pembangunan infrastruktur Sumatera Selatan. 
Kebijakan Pemprov Sumsel menetapkan proyek-proyek strategis yang sudah berjalan bakal tetap lanjut di tahun 2017. Yaitu light rapid transit (LRT), 4 jalan tol, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api, Jembatan Musi IV dan Musi VI. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menegaskan, pihaknya akan fokus melakukan percepatan dan perluasan hilirisasi industri. Juga pengembangan pariwisata berstandar internasional. Sejalan dengan rencana kerja pemerintah yang mempercepat pembangunan infrastruktur dan ekonomi.“Belanja daerah 2017 mengedepankan urusan wajib berkaitan pelayanan dasar. Bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, penataan ruang, dan lainnya,” tambah Gubernur. Pada tahun 2017, APBD Sumsel meliputi pendapatan Rp. 7,874 triliun atau naik 6,76 persen dari 2016. Lalu belanja daerah Rp. 6,529 triliun atau naik 11,97 persen. Diakuinya, proyek strategis seperti LRT sepanjang 24,5 kilometer itu, tetap dikebut. Targetnya harus selesai Januari 2018. 
Begitupula jalan tol seperti Palembang-Indralaya (Palindra). Mengenai kemajuan pembangunan jalan TOL Palembang - Indralaya sepanjang 22 km, Staf Teknik PT Hutama Karya (HK) Cabang Palembang Tol Palindra, Adnan Hariri ST menerangkan progress fisik tol Palindra kini 36,94 persen. Untuk seksi 1, Palembang-Pemulutan sudah selesai 5 km dari 7 km yang direncanakan. Ditarget Desember atau Januari sudah operasional.Selain seksi 1, bersamaan juga dikerjakan tol seksi 2 (Pemulutan-KTM) dan seksi 3 (KTM-Indralaya). “Tetapi memang, yang paling cepat selesai itu seksi 1, konstruksinya 67,43 persen, sementara seksi 2 baru 0,54 persen, dan seksi 3 capai 20,63 persen,” tambahnya. Lama karena banyak terkendala di pembebasan lahan. Walau begitu tetap seksi II ditarget selesai April 2017 dan seksi III Juli 2017. 
(Plt) Bupati Ogan Ilir (OI) HM Ilyas Panji Alam SH, mengatakan, pada tahun anggaran 2017 penggunaan anggaran masih bertumpu pada perbaikan infrastruktur jalan, pendidikan, dan merealisasikan seribu pengusaha. “Total APBD 2017 Rp1,7 triliun lebih, untuk belanja tidak langsung Rp914,58 miliar dan belanja langsung Rp832,49 miliar,” tegasnya.