Laman

"46 Tahun KORPRI Kerja Bersama, Setia Sepanjang Masa"

Senin, 04 Desember 2017

AKHIRNYA RAPBD KAB OGAN ILIR TAHUN 2018 SEBESAR RP. 1,54 TRILIUN DISAHKAN DPRD

INDRALAYA-Bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Ilir Tahun Anggaran 2018 telah dilakukan pengambilan keputusan DPRD Ogan Ilir dengan mensahkan RAPBD Kabupaten Ogan Ilir sebesar Rp. 1,54 Triliun dan Raperda tentang penyertaan Modal pada Bank Sumsel Babel dan PD Petrogas Ogan Ilir.
RAPBD Kab Ogan Ilir telah dibahas secara intensif mulai pembahasan KUA dan PPAS antara Badan Anggaran (BANGGAR) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemda Kab Ogan Ilir sejak awal bulan Nopember 2017, akhirnya pada Rapat Paripurna tanggal 30 Nopember 2017 pada sidang Paripurna mendengarkan pendapat 4 Komisi DPRD Ogan Ilir, dan pengambilan keputusan DPRD dapat disetujui bersama dan disahkan untuk menjadi PERDA KAB OGAN ILIR.
Seperti diketahui Jumat 24 Desember 2017 Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam telah menyampaikan Nota Keuangan RAPBD Kab Ogan IlirTahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 1,54 Triliun, dan mulai Senin sampai Jumat 30 Nopember 2017 dibahas secara seksama dalam Rapat paripuna dan rapat komisi di DPRD dengan OPD terkait.
Bupati Ogan Ilir dalam pidata Nota Keuangannya menyatakan : bahwa dengan pelaksanaan program pembangunan melalui APBD Ogan Ilir 2018 dapat terwujud masyarakat Ogan Ilir yang lebih sejahtera unggul, dengan memberikan peningkatan pelayanan yang baik transparan dan akuntabel. "Kita berharap dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, termasuk peningkatan pendidikan, kesehatan, ekonomi  daerah, serta terwujudnya good government jujur dan bebas dari KKN," ujarnya.
Berikut penjelasan singkat Bupati OI terkait, garis besar rancangan APBD OI 2018 yang menganut prinsip perimbangan seperti kondisi umum rencana pendapatan daerah OI sebesar Rp 1,54 Triliun terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 203,5 Miliar, dari penerimaan dana perimbangan Rp 1,1 Triliun, lain-lain Pendapatan Daerah Rp 307 Miliar, sedangkan Kondisi rencana belanja daerah Rp 1, 54 Triliun yakni Belanja tidak langsung sebesar Rp 841 Miliar,  belanja langsung sebesar Rp 675 miliar dan belanja untuk dana desa sebesar Rp 258 Miliar.
Terdiri dari rincian rencana anggaran belanja Dinas pendidikan OI Rp 104,8 Miliar, Dinas Kesehatan OI Rp 57 Miliar, RSUD OI Rp 14 Miliar, Dinas PU dan PR Rp 199 Miliar, Dinas Perumahan dan Pemukiman Rp 88 Miliar, Badan Kesbangpol Rp 2 miliar, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Rp 9 Miliar.
Kemudian Dinas Sosial sebesar Rp 3 Miliar, Dinas Transmigrasi dan Tenaga kerja sebesar Rp 4 Miliar, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Rp 7 Miliar, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Rp 9 Miliar, Dinas Kependudukan Catatan Sipil Rp 3 Miliar, Dinas PMD Rp 3 Miliar, Dinas Pengendalian Penduduk KB Perlindungan Perempuan dan Anak Rp 7 Miliar, 
Dinas Perhubungan Rp 2 Miliar,  Dinas Perindag Koperasi dan UMKM Rp 11 Miliar, dinas penanaman modal dan perizinan satu pintu Rp 700 juta, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Rp 3 Miliar, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rp 900 juta, Dinas Perikanan Rp 1 Miliar. Dinas KOMINFO sebesar Rp. 1,98 milyar, Bagian administrasi pembangunan Rp 1 Miliar,  Bagian organisasi Rp 500 juta, Inspektorat Rp 2 Miliar, Bappeda Rp 4 Miliar, badan pengelolaan keuangan dan aset daerah Rp 5 Miliar, Badan pendapatan daerah Rp 4 Miliar, Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah Rp 6 Miliar, Badan Penelitian dan pengembangan Rp 900 juta.
"Untuk Anggara Penyertaan modal tahun 2018 sebesar Rp 2,3 Miliar terdiri untuk penyertaan modal daerah kepada Bank Sumsel Babel Rp 2 Miliar dan Rp 300 juta bagi PD Petrogas," ujar HM Ilyas Panji Alam.
Sidang Paripurna DPRD kali ini dipimpin Ketua DPRD OI Ir. H. Endang Ishak PU, MM didampingi para wakil Ketua DPRD Syafei, SE dan Wahyudi, ST, serta dihadiri seluruh jajaran OPD Kab Ogan Ilir, Kapolres, dan Dandim 0402 OKI/OI...