Laman

PEMERINTAH DAN MASYARAKAT OGAN ILIR SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES 2018 DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN 18-8-2018

IPM


INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) KABUPATEN OGAN ILIR 
Berdasarkan rekomendasi dari UNITED NATIONS DEVELOPMENT PROGRAMME (UNDP) mulai tahun 2014 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator pengukur pencapaian hasil pembangunan manusia suatu daerah dilakukan perubahan methode perhitungan.  Perubahan yang dilakukan meliputi perubahan dari penggunaan aritmatic mean menjadi geometric mean, serta mengganti komponen ANGKA MELEK HURUF dengan komponen HARAPAN USIA SEKOLAH sehingga indikator perhitungan IPM Kabupaten Ogan Ilir mulai tahun 2014 telah berubah menjadi komponen : Angka Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-rata Lama Sekolah, dan Pengeluaran per kapita.
Penjelasan Variabel dalam IPM Methode baru, yaitu :
1)    Angka Harapan Hidup Saat Lahir - AHH (Life Expectancy - e )
Angka Harapan Hidup saat Lahir didefinisikan sebagai rata-rata perkiraan banyak tahun yang dapat ditempuh oleh seseorang sejak lahir.  AHH mencerminkan derajat kesehatan suatu masyarakat. AHH dihitung dari hasil sensus dan survei kependudukan.
2)    Rata-rata Lama Sekolah - RLS (Mean Years of Schooling - MYS)
Rata-rata Lama Sekolah didefnisikan sebagai jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk dalam menjalani pendidikan formal. Diasumsikan bahwa dalam kondisi normal rata-rata lama sekolah suatu wilayah tidak akan turun. Cakupan penduduk yang dihitung dalam penghitungan rata-rata lama sekolah adalah penduduk berusia 25 tahun ke atas.
3)    Angka Harapan Lama Sekolah - HLS (Expected Years of Schooling - EYS)
Angka Harapan Lama Sekolah didefnisikan lamanya sekolah (dalam tahun) yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang. Diasumsikan bahwa peluang anak tersebut akan tetap bersekolah pada umur-umur berikutnya sama dengan peluang penduduk yang bersekolah per jumlah penduduk untuk umur yang sama saat ini. Angka Harapan Lama Sekolah dihitung untuk penduduk berusia 7 tahun ke atas. HLS dapat digunakan untuk mengetahui kondisi pembangunan sistem pendidikan di berbagai jenjang yang ditunjukkan dalam bentuk lamanya pendidikan (dalam tahun) yang diharapkan dapat dicapai oleh
setiap anak.
4)     Pengeluaran per Kapita Disesuaikan
Pengeluaran per kapita yang disesuaikan ditentukan dari nilai pengeluaran per kapita dan paritas daya beli (Purcashing Power Parity-PPP). Rata-rata pengeluaran per kapita setahun diperoleh dari Susenas, dihitung dari level provinsi hingga level kab/kota. Rata-rata pengeluaran per kapita dibuat konstan/riil dengan tahun dasar 2012 = 100.
Perhitungan paritas daya beli pada metode baru menggunakan 96 komoditas dimana 66 komoditas merupakan makanan dan sisanya merupakan komoditas non makanan. Metode penghitungan paritas daya beli menggunakan Metode Rao.
Pada tahun 2010 Angka IPM Kabupaten Ogan Ilir yang disesuaikan dengan perhitungan baru adalah 61,62, pada tahun 2011 Angka IPM meningkat menjadi 62,47, pada tahun 2012 Angka IPM meningkat menjadi 63,03. Pada tahun 2013 Angka IPM Kabupaten Ogan Ilir meningkat menjadi 63,64, dan tahun 2014 angka IPM Kabupaten Ogan Ilir adalah 64,49.  

Tabel 30. Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten
                Ogan Ilir Tahun 2010 sampai 2014 yang disesuaikan dengan metode
perhitungan baru

Gambar berikut adalah Grafik kemajuan Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Ogan Ilir dari tahun 2010 sampai tahun 2014.

Gambar 15. Kemajuan Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
                Kabupaten Ogan Ilir dari tahun 2010 sampai 2014

Angka IPM Kabupaten Ogan Ilir tahun 2013 adalah 63,64 dan pada tahun 2014 adalah 64,49 berada pada Peringkat 10 dari 17 kabupaten /kota di Provinsi Sumatera Selatan, sebagaimana tampak pada tabel berikut.

Tabel 31. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota
                di Sumatera Selatan Tahun 2013 sampai 2014 yang disesuaikan
  dengan metode perhitungan baru
Sumber : IPM Kab Ogan Ilir tahun 2015, BPS Kab Ogan Ilir.
Pada tahun 2012 Angka Usia Harapan Hidup meningkat menjadi 64,33 tahun, tahun 2013 Angka Usia Harapan Hidup penduduk meningkat menjadi 64,36 tahun,  dan tahun 2014 Angka Usia Harapan Hidup penduduk mencapai 64,38 tahun.
Gambar 16. Kemajuan Rata-rata Usia Harapan Hidup Penduduk Kabupaten Ogan Ilir dari tahun 2010 sampai tahun 2014

Pada tahun 2012 Harapan Usia Sekolah meningkat menjadi 11,30 tahun, tahun 2013 Harapan Usia Sekolah penduduk meningkat menjadi 11,37 tahun, tahun 2014 Harapan Usia Sekolah penduduk mencapai 11,63 tahun.

Gambar 17. Kemajuan Harapan Usia Sekolah Penduduk Kabupaten Ogan Ilir dari tahun 2010 sampai tahun 2014

Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk USIA 15 TAHUN KEATAS pada tahun 2012 meningkat menjadi 6,87 tahun, pada tahun 2013 meningkat menjadi 7,01 tahun, dan pada tahun 2014 angka rata-rata lama sekolah mencapai 7,34 tahun.


Gambar 18. Kemajuan Rata-rata Lama Sekolah Penduduk usia 15 tahun keatas Kabupaten Ogan Ilir tahun 2010 sampai tahun 2014

Perkembangan IPM kabupaten/kota di Sumatera Selatan mengalami peningkatan yang cukup baik.  IPM Kota tertinggi tahun 2014 di Sumatera Selatan adalah Kota Palembang dengan angka IPM mencapai 76,02, diikuti oleh IPM Kota Lubuk Linggau sebesar 72,84.  Untuk kategori kabupaten, IPM kabupaten tertinggi adalah IPM Kabupaten

Tabel 32. Indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota
                di Sumatera Selatan Tahun 2013 sampai 2014 yang disesuaikan
  dengan methode perhitungan baru
Sumber : BPS Provinsi Sumatera Selatan, 2015