Laman

PEMERINTAH DAN MASYARAKAT OGAN ILIR SIAP MENSUKSESKAN ASIAN GAMES 2018 DI PALEMBANG SUMATERA SELATAN 18-8-2018

PARIWISATA

 










Di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan sekarang sudah ada objek wisata andalan bagi warganya ataupun warga dari luar Ogan Ilir untuk menghabiskan masa liburan. Nama objek wisata tersebut adalah “Danau Teluk Seruo”.

Danau Teluk Seruo berada di daerah Tanjung Senai tepatnya berada di belakang komplek perkantoran terpadu Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Untuk mencapai lokasi Danau Teluk Seruo sendiri tidak terlalu sulit, dari kota Palembang jaraknya cuma 35 kilo meter melalui jalan lintas timur Palembang-Lampung.

Danau Teluk Seruo adalah sebuah danau buatan seluas kurang lebih 10 hektar, yang di tata dan dipercantik dengan taman dan tempat bermain untuk anak-anak. Ada juga sarana olah raga berupa trek jogging, lapangan basket dan lapangan voli.

Di lokasi itu dibangun juga sebuah anjungan tempat pengunjung ber-“selfie” ria atau untuk panggung berbagai kegiatan yang digelar Pemkab Ogan Ilir. Bangku-bangku juga disediakan untuk pengunjung duduk-duduk dan becengkrama bersama keluarga. Pada hari minggu pagi dan sore hari danau teluk seruo ramai dikunjungi warga Ogan Ilir.

Warga biasanya berkunjung untuk bersantai dan menikmati suasana Danau Teluk Seruo bersama keluarga atau pasangan. Untuk memasuki Danau Teluk Seruo warga tidak dipungut biaya apapun, warga dapat menikmati keindahan danau teluk seruo dengan sepuasnya secara gratis.

Muhammad Hafiz, warga Indralaya Ogan Ilir yang datang untuk berolah raga bersama temannya mengatakan, Danau Teluk Seruo merupakan salah-satu objek wisata terbaik di Ogan Ilir. Keindahan yang paling menonjol menurut hafiz adalah air danaunya yang bening dan biru serta tenang.

Hanya saja Muhammad Hafiz menyesalkan kondisi danau teluk seruo yang sedikit kurang terawat. Banyaknya sampah dan rumput liar membuat keindahan Danau Teluk Seruo yang dibangun dengan dana milyaran itu menjadi sedikit berkurang.

“Sayang pengunjung kurang menjaga obek wisata yang bagus ini, padahal pihak pemerintah sudah menyediakan banyak tempat sampah, seharusnya sampah yang ada dapat dibuang dengan cara dimasukkan langsung ke dalam tempat sampah,” katanya. 

Hafiz juga berharap ke depan fasilitas di Danau Teluk Seruo seperti sarana permainan air berupa bebek-bebekan atau banana boat dapat disediakan sehingga warga semakin banyak pilihan permainan.

Danau Teluk Seruo memang cukup cantik dan indah, sayang objek wisata yang dibangun dengan dana tidak sedikit itu dicemari oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab yang mencoret-coret fasilitas yang ada.

Padahal jika warga dapat sama-sama menjaga niscaya keindahan Danau Teluk Seruo dapat selalu terjaga.

POTENSI PARIWISATA OGAN ILIR

Sebagian besar penduduk Kabupaten Ogan Ilir adalah suku asli yaitu   Suku Ogan termasuk suku Rambang, Suku Penesak dan Suku Pegagan. Budaya dan Adat Istiadat merekapun memiliki wujud dan sifat yang beraneka ragam, sesuai dengan kondisi masyarakatnya yang majemuk. Seni kerajinan masyarakat Kabupaten Ogan Ilir, telah memiliki kemampuan Estetika dan kemampuan Artistik yang tinggi. Kondisi ini dapat dilihat dari berbagai karya seni rupa yang bersifat terapan dengan wujud Seni Ukir Kayu, Seni Kerajinan Emas dan Perak, Seni Membuat Hiasan Pakaian Penganten, Seni ukir Keramik, Seni Tenun Songket dan Tenun Ikat, Seni Pertukangan Kayu, dan Seni pandai Besi dan Aluminium. 
Kabupaten Ogan llir terdapat seni budaya dan pariwisata yang berkembang ditengah masyarakat yaitu : Kesenian Drama Dul Muluk, Kesenian Gitar Tunggal, Kesenian Hadra/Terbangan, kesenian rebana, dan Kesenian Legenda Rakyat seperti : Parang Betuah/Samporayo di Desa Tanjung Baru, Putri Pinang Masak di Desa Senuro, Usang Sungging di Kelurahan Tanjung Batu, dan Daerah Tujuan Obyek Wisata lainnya.
1.    Wisata alam, meliputi :
a.   Wisata Perairan, antara lain:
1.    Wisata Perairan Sungai Ogan di Kota Tanjung Raja.
2.    Wisata Danau Lebong Karangan di Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya.
3.    Wisata Pantai Jodoh tepi perairan sungai Ogan di Tanjung Raja Selatan, Kecamatan Tanjung Raja.
4.    Wisata Pantai/Perairan Tanjung Laut di Desa Tanjung Laut, dan Lebak Punay  Seribandung Kecamatan Tanjung Batu.
5.    Wisata Perairan Pesona Tanjung Senay dan Danau Wisata Taman Pesona Teluk Seruo Kompleks Perkantoran Terpadu Tanjung Senay di Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.
b. Agrowisata, antara lain:
1.    Wisata Perkebunan Tebu di Desa Ketiau Kecamatan Lubuk Keliat, di Kecamatan Tanjung Batu dan Kecamatan Indralaya.
2.    Wisata Perkebunan Karet PT Rusli Taher di Tanjung Raja, PT Bumi Rambang Kramajaya Desa Tambang Rambang Kecamatan Rambang Kuang, dan PT Gembala Sriwijaya di Indralaya Utara.
3.    Wisata Perkebunan Kelapa Sawit PT Bumi Sawit Permai di Desa Tanjung Miring Kecamatan Rambang Kuang.
4.    Agrowisata Agropolitan Agro Techno Park ex Patratani di Desa Bakung, Kecamatan Indralaya Utara.
5.    Wisata Kota Terpadu Mandiri (KTM) Sungai Rambutan dan Parit, Kecamatan Indralaya Utara.
6.    Wisata Transmigrasi Lebak Palas sebagai lokasi Transmigrasi lokal di Desa Tanabang, Kecamatan Muara Kuang.
2.  Wisata Sejarah dan Budaya, antara lain :
a. Makam Pelaku Sejarah dan Legenda Rakyat, antara lain:
Obyek Wisata Makam Raja Pertama Kerajaan Palembang Darussalam Sido Ing Rajek di Desa Sakatiga Kec. Indralaya,   Makam Putri Pinang Masak di Desa Senuro Barat Kecamatan Tanjung Batu,   Makam Samporayo (Parang Betuah) di Desa Tanjung Baru Kecamatan Indralaya Utara,   Makam Usang Sungging di Tanjung Batu Seberang Kecamatan Tanjung Batu,   Makam Said Umar Bagindo Sari di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu, Makam Usang Bujang di Desa Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan,  Makam Usang Rimau di Desa Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan,   Makam Usang Rantai di Desa Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan, Makam Usang Meranjat di Desa Meranjat I Kecamatan Indralaya Selatan, Makam Usang Megat Sari di Desa Meranjat I Kecamatan Indralaya Selatan, Makam Puyang Ngawak Rd Ranom Wali 9 Rambang Senuling (Usang Muara Rambang terdapat kerah jinak) terletak di Desa Lubuk Keliat Kecamatan Lubuk Keliat, Makam Nyuak Junjungan Saiydina Angkasa di Desa Tangai Kecamatan Rambang Kuang, Makam Puyang Empat Putih Jage di Desa Lubuk Tunggal Kecamatan Rambang Kuang, Makam Pangeran Punto di Desa Pemulutan Kecamatan Pemulutan, Makam Lanang Kuaso di Desa Payaraman Kecamatan Payaraman, dan Obyek Wisata Makam Puyang Siyak Turbiyah Ali Melayang terletak di Kelurahan Muara Kuang Kecamatan Muara Kuang.
b. Monumen Pahlawan, antara lain :
Monumen Tugu Pahlawan Letnan Muhtar Saleh Pejuang Kemerdekaan Front Simpang Tiga Timbangan, di Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara, Monumen Perjuangan Kemerdekaan Front Kamal di Desa Kamal, Kecamatan Indralaya, Monumen Perjuangan Kemerdekaan Front Parit, di Desa Parit Kecamatan Indralaya Utara, dan Taman Makam Pahlawan Kesatria Seguguk Kompleks kantor Camat Indralaya Utara Kota Indralaya.
3. Wisata Taman Rekreasi, antara lain :
a.    Pesona Tanjung Senay Teluk Seruo Indralaya
b.    Taman Rekreasi Anak-anak Pulau Khihaji di Kelurahan Indralaya Mulya, Kecamatan Indralaya.
c.    Taman Rekreasi Kampus Unsri Indralaya, Kecamatan Indralaya.
d.    Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan Rekreasi segitiga Unsri-PSBR Indralaya Indah Kec Indralaya.
4.  Wisata Pendidikan, antara lain :
Kawasan Kampus Universitas Sriwijaya Indralaya di Kel. Indralaya Indah-Timbangan, Kampus Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah di Kelurahan Indralaya Mulya Kecamatan Indralaya, Kampus Wisata Rohani Kampus Pondok Pesantren Raudhatul Ulum di Desa Sakatiga Kecamatan  Indralaya, Kampus Pondok Pesantren Nurul Islam di Desa Seribandung, Kecamatan  Tanjung Batu, Bangunan Rumah Bari di desa-desa Muara Penimbung, Talang Aur, Sakatiga, Tanjung Sejaro Kecamatan Indralaya, Bangunan Rumah ex Peninggalan Belanda di Kelurahan Tanjung Raja Utara Kecamatan Tanjung Raja, dan Bangunan Masjid-Masjid Tua di Indonesia : 1) Masjid Al-Falah di Kelurahan Tanjung Batu, dibangun pada tahun 1361 M Peninggalan KH Abdul Hamid (Usang Sungging), dan 2) Masjid Al-Abror di Desa Kerinjing Kec Tanjung Raja dibangun pada tahun 1826 M Peninggalan K.H. Dahlan.
5.    Wisata Sentra Industri Kerajinan, antara lain :
Rumah Bongkar Pasang (Knockdown),  Pandai Emas dan Perak,  Pandai Besi,  Pandai Aluminium,  Industri Pakaian Hias Penganten,  Tenun Songket, Kerajian Border/Sulaman,  Kerajian Kain Tajung Gebeng,  Anyaman Tikar Purun,  kerajinan Anyaman Purun dan Bambu,  Kerajinan Eceng Gondok,  Kerajinan Kulit Batang Pisang,  Anyaman Rotan,  Industri Ikan Asin,  Industri Keramik,  Konveksi Pakaian,  Industri Kerupuk Kemplang,  Industri Makanan Dodol dan Kue Kering,  Industri Gula Aren,  Industri Kripik Nenas, Kripik Pisang,  Industri Meubeler,  Industri Batu Bata,  Industri Pembuatan Perahu, Speedboot,  Industri Pembuatan Kursi Bambu,  dan Industri Pengolahan Kopi. 
Selain ODTW sebagaimana diatas, juga terdapat ODTW Daerah minat khusus yang meliputi :
a.   Wisata Alam; antara lain :
Ex lapangan Terbang Jepang di Desa Ketiau Kec. Lubuk Keliat, Wisata Panorama Sungai Ogan dengan anak-anak sungainya, Pemancingan Ikan di kawasan Irigasi Ogan Keramasan Kecamatan Pemulutan dan Indralaya.
b. Wisata seni dan budaya, antara lain :
Cerita Legenda Parang Betuah, Cerita Legenda Putri Pinang Masak, Drama Bangsawan Dul Muluk, Kesenian Gitar Tunggal Batang Hari Sembilan dari Muara Kuang dan Rambang Kuang, Kesenian Terbangan Hadra, Kesenian Rebana dan Qasidah, Seni Pencak Silat dari seluruh kecamatan, Seni Tari Daerah dari seluruh kecamatan, dan Festival Ogan Ilir yang dilaksanakan setiap tahun.

Jumlah hotel yang ada 2 buah yaitu Hotel TRIFIKA yang memiliki 25 kamar dan 33 tempat tidur, dan Hotel INDRIYASARI yang memiliki 33 kamar dan 64 tempat tidur.  Sedangkan fasilitas asrama atau kos-kosan cukup banyak tersedia dalam Kota Indralaya terutama untuk mahasiswa Universitas Sriwijaya Indralaya, dan Perguruan Tinggi lain.  Asrama-asrama yang ada cukup mudah dicari dan tersebar dalam Kota Indralaya terutama di sekitar Kampus Universitas Sriwijaya Indralaya, Kampus Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya dan Kampus Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga. 
 Ketersediaan restoran dan rumah makan  yang cukup memadai seperti RM Pagi Sore, RM Bebek Desa, RM Salero, RM Alam Selaya, RM Sri Melayu, RM Putih Salju, RM Bodronoyo, RM Istano Raso, RM Meranjat, RM Tiga Bersaudara, RM Tuah Siang Malam, RM Sederhana,  RM Tahu Semedang, RM Sederhana, dan rumah makan yang menyediakan makanan khas lokal seperti Pindang Pegagan ikan gabus, ikan toman, ikan patin, ikan baung, goreng ikan seluang, masakan padang, masakan jawa, dan masakan sunda.